Kesehatan

Jumping Urine Bukan Solusi Susah Kencing Akibat Pembesaran Prostat

(m.klikdokter.com)-JAKARTA; Masalah kesehatan yang kerap terjadi pada pria lansia adalah pembesaran prostat. Kondisi ini menyebabkan penderitanya susah kencing. Kalau bisa kencing, pancarannya lemah. Alhasil, jumping urine adalah metode yang dipercaya jadi solusi melancarkan urine yang mampet.

 

Alasan kenappa Jumping Urine tak bikin kncing lancar

Menurut dr. Devia Irine dari KlikDokter, jumping urine itu metode loncat-loncat untuk membuat saluran kemih jadi terbuka, agar air kencing lebih mudah keluar.

 

“Jika masalah susah kencing itu karena pembesaran prostat, jumping urine tidak bisa mengatasinya. Penderitanya harus dibantu kateter (tabung kecil fleksibel untuk mengosongkan kandung kemih), dan kalau parah, harus dioperasi,” jelas dr. Devia.

 

“Orang yang susah kencing akibat ada batu di saluran kemih, loncat-loncat mungkin bisa menggeser batu. Ini dipercaya bisa membuat kencing bisa keluar lebih lancar, namun sementara dan tak selalu berhasil,” tambahnya.

 

Batu yang sering menyumbat saluran kemih umumnya ukuran 2-3 mm. Selain bikin susah kencing, penderitanya akan nyeri di sekitar perut dan pinggang, hingga bisa mual dan muntah. Pembesaran prostat atau ada batu di saluran kemih, gejala susah kencing tak bisa hanya diatasi jumping urine, ya. Butuh tindakan medis lain mengatasi hal itu.

 

Gejala susah kencing muncul ketika pembesaran prostat parah. Bila pembesaran prostat ringan, justru penderitanya tidak bisa menahan kencing, malah berakibat terbangun di malam hari atau bolak-balik kencing saat bepergian.

 

Agar kencing lancer,Pembesaran Prostat mesti diatasi dulu

Mengatasi pembesaran prostat tak melulu harus dioperasi. Masih ada pengobatan lain mengurangi keluhan akibat kondisi itu. Berikut rincian dari masing-masing terapi.

 

1-Terapi Konservatif

Terapi ini dilakukan bila kondisi pembesaran prostat ringan dan tidak sampai menghambat aktivitas.

Terapi konservatif tanpa obat apa pun, dan dokter akan memantau terus perkembangan prostat Anda.

 

2-Terapi Medikamentosa

Jika pembesaran prostat menimbulkan gejala menghambat aktivitas, maka dokter akan memberi obat. Obatnya bisa bersifat tunggal atau kombinasi beberapa obat.

 

3-Operasi

Bila pembesaran prostat membuat susah kencing alias retensi urine, maka 2 terapi di atas tidak bisa mengatasinya. Jika tidak bisa diatasi dengan obat, mungkin kondisinya tahap komplikasi, dan harus dioperasi atau dilakukan tindakan. Berikut pilihannya.

 

a-Transsurethal Resection of the Prostate (TURP), yaitu memotong bagian kelenjar prostat yang menghalangi saluran kencing untuk luar.

 

b-Laser prostatektomi,  dilakukan dengan memasukkan laser ke lubang kencing. Nantinya, laser akan diaktifkan dan memotong kelenjar prostat yang menghalangi saluran urine.

 

c-Transurethral Incision of the Prostate (YUIP), dengan cara memasukkan resectoscope ke ujung penis. Dokter memotong 1 atau 2 lekukan di bagian prostat untuk membuka saluran kemih dan membuat urine mudah keluar.

 

d-Operasi terbuka Prosttatektomi, operasi yang butuh sayatan besar dengan cara mengangkat sebagian atau seluruh bagian prostat. Terkadang juga mengangkat jaringan lain di sekitarnya.

 

Susah kencing bukan hanya disebabkan oleh pembesaran Prostat

Susah kencing tak selalu disebabkan pembesaran prostat. Mengenai hal ini, ada faktor penyebab susah kencing, antara lain sebagai berikut ini,

 

1-Infeksi saluran kemih (ISK)

ISK adalah kondisi yang disebabkan oleh bakteri Escherichia coli. Bakteri tersebut menginfeksi saluran kemih jika Anda kurang menjaga kebersihan alat kelamin. Sering menahan buang air kecil juga menjadi salah satu penyebab terjadinya ISK. Gejala ISK biasanya menyebabkan  buang air terasa tidak tuntas, kencing pun tidak bisa dipaksakan karena sulit keluar.

 

2-Ada batu di saluran kemih

Batu saluran kemih disebabkan pengendapan garam yang tersaturasi dan membentuk kristal. Kebiasaan kurang minum, riwayat keluarga, diet tinggi protein, dan mengonsumsi vit-C dosis tinggi berlebihan juga memicu terbentuknya batu di saluran kemih yang menghalangi urine keluar.

 

3-Keracunan Jengkol

Ini karena penumpukan asam jengkolat di saluran kemih. Kristal asam jengkolat yang mengendap dapat menyumbat saluran dan memicu gagal ginjal akut. Tanda keracunan jengkol muncul 5-12 jam setelah mengonsumsi jengkol dan gejala lain seperti mual muntah, nyeri perut dan pinggang juga dapat terjadi.

Dari penjelasan di atas, “khasiat” jumping urine itu hoax.

 

(ovi/ayu;   Bahan dari : https://m.klikdokter.com/amp/3637239/jumping-urine-bukan-solusi-susah-kencing-akibat-pembesaran-prostat)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close