RSS Feed     Twitter     Facebook

Mencegah Glaukoma-periksalah mata secara rutin

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 9 views    Font size:
Mencegah Glaukoma-periksalah mata secara rutin

(m.mediaindonesia.com)- GLAUKOMA sering disebut sebagai pencuri penglihatan. Itu karena penyakit ini menimbulkan kebutaan yang tidak dapat dipulihkan. Sebagai antisipasi, penting bagi kita memeriksa mata secara rutin.

 

Dokter spesialis mata dari RS Mata Aini, dr Syukri Mustafa SpM(K), menjelaskan glaukoma itu penyakit kerusakan pada saraf mata karena terjadinya peningkatan tekanan pada bola mata. Peningkatan tekanan itu terjadi karena produksi cairan dalam mata yang tidak normal.

 

Syukri mengatakan ada faktor2 risiko yang harus diwaspadai. “Usia lebih dari (41), adanya riwayat glaukoma di keluarga, rabun jauh, kornea tipis, menderita DM, tekanan darah tinggi (hipertensi), terjadi trauma pada mata, dan pernah mengonsumsi obat steroid dalam jangka panjang,” terang Syukri pada seminar bertajuk Kenali Glaukoma Sejak Dini di Aula RS Mata Aini, Jakarta (24/3).

 

Syukri melanjutkan, ada glaukoma yang terjadi secara akut (mendadak) dan ada yang kronis. Pada glaukoma kronis umumnya penderita tidak menyadari telah terjadi kerusakan pada matanya karena penambahan tekanan mata terjadi secara perlahan.

 

Penderita, umumnya mengalami penyempitan lapang pandangan, tapi tajam pengelihatan umumnya masih 100%. “Hilangnya lapang pandangan itu berpola. Mulai pinggir sebelah hidung hingga ke luar. Sampai lapang pandangan jadi sempit”. Glaukoma akut : Penderita dapat mengalami nyeri, mata merah, pandangan buram, sakit kepala, sakit pada bola mata, mual, dan muntah.

 

Untuk mengantisipasi glaukoma, Syukri menyarankan agar orang yang masuk ke kelompok berisiko rutin memeriksakan mata ke dokter sekali setahun. Semakin awal glaukoma terdeteksi dan ditangani, risiko kebutaan dapat dihindari.

 

Pemeriksaan, meliputi pemeriksaan fisik dan mata, yaitu pemeriksaan tekanan darah, tajam pengelihatan, tekanan bola mata, dan pemeriksaan saraf mata. Pemeriksaan penunjang dapat dilakukan di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

 

Di antaranya gonioskopi atau pemeriksaan sudut bilik mata depan, pemeriksaan lapang pandang atau perimetri, dan pemeriksaan laboratorium. (Ind; H2; Bahan dari :  http://m.mediaindonesia.com/read/detail/151428-cegah-glaukomaperiksa-mata-secara-rutin)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code