Kesehatan

Minuman Menyegarkan

Segar dan bersemangat. Setidaknya itulah kesan siapa saja yang gemar mengonsumsi minuman bersoda. Kesegaran itu terasa berlipat-lipat ketika minuman ini dikonsumsi pada saat berbuka. Tapi tahukah Anda bahwa di balik kesegaran minuman bersoda penyakit berbahaya sedang mengintai Anda?

Baru-baru ini sebuah studi menyebutkan bahwa konsumsi dua gelas minuman bersoda dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis sebesar 30 persen. Berikut beberapa dampak minuman bersoda bagi kesehatan ginjal seperti dikutip Boldsky: Batu Ginjal
Kandungan asam fosfat dalam minuman bersoda dapat mengikat kalsium dan mengendapkannya di ginjal. Dalam waktu tertentu, kondisi ini dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

Penyakit Ginjal Kronis
Kemampuan ginjal dalam mem-filter zat-zat yang tidak diperlukan tubuh akan mengalami penurunan sebagai dampak dari tingginya kadar sodium dalam tubuh. Jika ini terjadi maka tubuh akan menyimpan terlalu banyak racun dalam darah. Berhati-hatilah karena sebagian minuman bersoda mengandung kadar sodium yang cukup tinggi.

Penurunan Fungsi Ginjal
Pemanis buatan yang biasanya ada dalam soda diet atau pun soda biasa, ternyata dapat menyebabkan terjadinya penurunan fungsi kerja ginjal bila Anda mengonsumsinya lebih dari 2 gelas per hari. Kandungan pemanis buatan yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah meningkat dan memperparah kondisi ginjal.

Dr.Pietro Manuel Ferraro, pakar medis dari Universitas Katolik di Roma, Italia, menyatakan “Studi menegaskan bahwa beberapa jenis minuman beresiko rendah terhadap pembentukan batu ginjal, sedangkan minuman lain seperti soda, yang memiliki kadar gula yang sangat tinggi, memiliki resiko tinggi terhadap pembentukan batu ginjal.”

Yuk, KURANGIi konsumsi minuman bersoda dari sekarang! Selanjutnya terserah anda. (Suhirto M; Sumber: Pengetahuan.com)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close