Kesehatan

Yoga pada awalnya

Banyak cara mencari kebugaran fisiknya. Fisik sehat-segar-peredaran darah berjalan baik-asupan gizi sampai pada sel yang membutuhkan-ketenangan jiwa-berpikir rileks dan dalam bauran positif thinking, akan membuat kehidupan lebih bermutu. Salah satunya dengan mengikuti yoga.
Yoga yang ikenal lama ini sejarah nya berasal dari bahasa sansekerta yang berarti menyatukan diri dengan alam dan menyatukan diri dengan Yang Maha Pencipta. Merupakan aktivitas meditasi atau tapa dengan mengontrol semua panca inderanya (mata-telinga-hidung-lidah-kulit) dari pemusatan pikiran.

 

Maharsi Patanjali adalah orang yang berperan dalam mengajar yoga. Menurut Maharsi Ptanjali, yoga memiliki arti sebagai penghentian gerak pikiran. Yogi adalah sebutan untuk pria yang melakukan yoga sedangkan yogin sebutan untuk wanita yang melakukan yoga.

 

Sastra yoga sutra adalah hasil karya dari Maharsi Patanjali yang mengandung 194 sutra serta dibagi menjadi empat bagian. Bagian tersebut adalah Samadhipada, Sadhanapada, Vibhutipada dan Kailvalyapada.

 

Maharsi Patanjali berpendapat bahwa dengan kerja keras (Karma Yoga) dan meditasi yang dilakukan dengan tekun (Jnana Yoga) akan dapat memberi manfaat bagi manusia yatiu membantu membuat manusia lebih lega dari penderitaan serta membantu menuju pembebasan.

 

Yoga sendiri cukup tua umurnya. Hal ini dapat diketahui dari ditemukannya artefak kuno pada era Shamanisme, sekitar 3.000 SM. Pada era itu, yoga digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit yang menjangkiti kelompok mereka.

 

Dikenalnya yoga ke dunia barat, hasil kerja keras dari Doktor Swami Sivanda yang keturunan India.Ini mulai 1970-an. Setelah lama yoga tidak dikenal luas. Cara memperkenalkannya dengan membuat buku tentang yoga sekitar 200 buku. Doktor Swami Sivanda mendirikan sekolah yoga di Amerika dan Eropa.

 

Doktor Swami Sivanda mengembangkan prinsip dasar yoga lebih sederhana yaitu sivasana yang merupakan metode relaksasi, asanas adalah olah tubuh, pranayama olah nafas, vegetar pembersihan tubuh dengan mengonsumsi sayuran. Ini merupakan program diet serta dhyana adalah meditasi dan berpikir positif.

 

Disamping mendapat manfaat fisik, yoga membantu menenangkan jiwa apalagi kini bermunculan penyakit yang menyerang usia produktif pada beberapa dekade, penyakit itu menyerang Lansia. Tentunya dipacu gaya hidup, stress dan pola pikir negatif serta jauh dari positif thinking. (http://www.informasiyoga.com/sejarah-yoga/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close