Islam

Keagungan Asmaul Husna

Banyak cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, salah satu cara yang effektif dalam neningkatkan spiritualitas hamba kepada Tuhannya. Rasullulah SAW bersabda : “ Takhollaquu Biakhlagillah “, yang artinya: “erakhlaklah kamu kepada Allah”.

Dalam Hadits ini manusia dituntut meraih karunia Allah melalui sifat Allah yang dicontohkan Rasullulah. Dalam hadits lain : “Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama yang baik-baik, maka barang siapa yang menghafalkannya, ia akan masuk surga (Al Hadits)”

Sepintas hadits ini mengundang tanya, mengapa dengan menghafal nama-Nya saja, Rasullulah menjamin masuk surga. Bagaimana jika seseorang hafal asmaul husna tapi ia tidak melalukan amal yang shaleh, apakah ia juga akan masuk surga ?. Itulah pertanyaan yang sering muncul .

Yang dimaksud hafal dalam hadits itu bukan hanya lisan / harfiah, namun mengaplikasikan sifat (nama ) Allah SWT dalam segala kehidupan atau dengan kata lain pribadinya telah mencerminkan sifat Illahiyah, maka niscaya ia akan memperoleh kemulian yang besar.

Kalau seorang manusia istiqomah mengamalkan salah satu sifat sifat Allah, maka niscaya hidupnya akan mulia. Sebagai contoh satu sifat (nama) Allah SWT adalah : “ Al Ghoffar “, artinya maha pengampun. Maka ia mengamalkan satu dari sifat Allah yakni memaafkan kesalahan orang lain yang mendloliminya maka yakin ia mulia dan akan mendapat rahmat Allah SWT.

Apalagi jika sifat-nama Allah yang 99 itu terpancar dlm diri manusia, tentu ia menjadi manusia luar biasa (Insan Kamil), dan pantas jika Allah SWT akan menjamin dgn ,” Surga-Nya.“ Hal ini terjadi saat para sahabat berdialog tentang akhlak Rasullulah SAW. mengapa ia mendapat jaminan masuk surga.

Jawabannya sabda beliau,:“Khuluquhu Khuluqul Quran “, Akhlak beliau adalah ahklak Alquran “. Sisi lain dari keagungan Asma’ul Husna, dengan mengamalkan sifat Allah maka menjadi salah satu jalan untuk mensucikan jiwa. Berdzikir dan berdoa dengan menyebut asma Allah jadi sebab mendapa karunia Allah.

Firman Allah yang membolehkan mohon karunia dengan menyebut Asmaul Husna adalah :
a-“ Al A’raaf “ { QS. 7 : 180 } : “ Hanya milik Allah asma-ul husna. Mohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna dan tinggalkanlah orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan “.

b-“ Al Israa “ : ( QS. 17 : 110 ) : “ Katakanlah: “ Serulah Allah atau serulah Arrahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaul husna ( nama-nama yg terbaik.”. Juga Firman Allah SWT dalam surat “Almaidah “ (QS. 5 : 35 ) yg artinya :

“ Orang yang beriman, bertakwalah kepadaNya dan carilah jalan mendekatkan diri kepada-Nya dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu untung. Jumlah yang dibaca , tidak ada yg mewajibkan dalam hitungan tetentu.

c-“Al Ahzab “( QS. 33 : 41 ) :“ Orang yang beriman berdzikirlah (dengan menyebut nama) Nya, dzikir sebayaknya. “. Ayat ini menunjukkan dengan lebih banyak mengingat Allah kita akan lebih mudah meraih kemenangan hidup (di dunia-akhirat ).

Untuk meraih karunia Allah SWT tidak cukup diraih dengan usaha lahiriyah, tetapi ditunjang usaha do’a yg kuat, karena karunia Allah berupa rizki hanya diberikan pada manusia melalui dua jalan, yaitu : usaha fisik dan doa yaitu yang tidak diduga sebelumnya oleh manusia.

Dan jalan rizki kedua (spititual) berupa doa ini dijanjikan Allah bagi yang dekat dengan-Nya. Sering kita rasakan dalam kehidupan kita karena kita sering melakukan usaha spiritual, menyebut asma-Nya dengan yakin, Allah meng-ijabahnya dari usaha yang dipanjatkan ikhlas dan istiqomah walau kadang kita tidak menyadari.

Firman Allah SWT (surat “ Ath Thalaaq “ ( QS. 65 : 2 & 3 ) : “ Siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka. Dan siapa yang bertawakkal niscaya Allah mencukupkan (keperluannya).

Sesungguhnya Allah melaksanakan yg dikehendakiNya. Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu. “. Mudah-2an dalam kondisi dan situasi apapun kita termasuk hamba yang selalu ingat menyebut asma Allah SWT dan mengamalkannya. Amien Ya Robbal Alamien. (H. Moeljadi; )-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close