Pengalaman Anggota

Ingin gemuk

Berikut resep utk meng-gemukan badan(?). Silahkan baca dibawah. Dalam rentang waktu 50tahun hidoep saya, resep ini pernah dicoba semua dengan serius, plus minum durabolin (1970). Makan enak-enak banyak. Namun, sampai hari ini, tak berhasil.

Saya tetap saja menyandang sebutan underweight (BMI:18.5). Kawatir juga, ya? Ahli Gizi sudah keluarkan semua jurus-penggemukan (1974), belum juga berhasil. Begitulah, bernasib underweight atau kutilang-darat. Siapa mau tahu & coba(?) : Ingin gemk ?, cobalah 9 makanan ini :

Saat sebagian orang terobsesi menurunkan berat badan, yang lain sibuk melakukan hal sebaliknya. Mereka ingin punya tubuh yang lebih berisi. Jangan dikira menaikkan berat badan lebih mudah. Astri, remaja 18 tahun, sudah mencoba segala cara. Namun, bobotnya masih tetap di angka 40 kilogram.

“Enggak tahu ya apa yang salah. Rasanya saya sudah makan yang banyak, tidur cukup, tapi masih saja kurus,” katanya kepada Beritasatu.com, Selasa (2/9). Bagi Anda yang memiliki masalah serupa, tak ada salahnya mulai rutin mengonsumsi beberapa jenis makanan berikut.

1. Ikan salmon
Ikan ini mengandung protein dalam jumlah yang tinggi. Makan dua porsi salmon sehari dapat membantu menaikkan berat badan.
2. Selai kacang
Kandungan 192 kalori di dalamnya membuat nutrisi tubuh tercukupi. Apalagi, selai kacang juga kaya protein yang mampu menguatkan massa otot.

3. Telur rebus
Telur mengandung protein, vitamin, dan zat gizi lengkap yang diperlukan bagi tubuh. Anda yang ingin lebih berisi, konsumsi sedikitnya dua butir telur sehari.
4. Keju
Jenis keju cheddar mengandung konsentrat susu dan kalsium yang sangat tinggi. Kalsium adalah salah satu zat yang paling dibutuhkan oleh mereka yang bertubuh kurus.

5. Pasta
Ragam pasta, seperti spagheti, fetucini, dan fusili mempunyai kandungan kalori dalam jumlah besar. Gantilah asupan karbohidrat berupa nasi dengan jenis pasta tersebut.
6. Pisang
Konsumsi pisang tiga kali sehari dipercaya meningkatkan berat badan dalam waktu yang cepat.

7. Kacang-kacangan
Jenis kacang seperti almond, mede, atau biji labu mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh.
8. Dada ayam
Bagian dada adalah yang paling sehat dari ayam. Bagian ini memiliki kandungan lemak yang tidak berbahaya bagi sel tubuh.
9. Kedelai
Kedelai tidak hanya kaya protein, juga menjadi sumber serat, kalsium, vitamin B, dan zat besi yang mampu membuat massa otot lebih padat.

Ilustrasi Makanan Keju (sumber: foxnews); (ThW; Penulis: Firda Puri Agustine/FIR; Sumber:Health Me Up dan http://www.beritasatu.com/kesehatan/206912-ingin-gemuk-coba-9-makanan-ini.html)-FR

Tanggapan dari pensiunan yang lain (AphD)
Teringat pertengahan tahun 80an, setelah suatu check-up rutin wajib saya disuruh menambah berat badan. Sebagai pejabat (Kasubdit Ditjen Postel) kurang pantas kalau kurus (kerempeng), katanya.
Di suruh menemui ahli gizi.

Saat antre dan kumpul, kebanyakan kegemukan, ada saja teman (dari berbagai instansi) cerita ditegur (dimarahi) karena beratnya tidak turun2. Sebaliknya saya disuruh makan satu piring penuh nasi dan daging 200 gram sehari. Rasanya muak (nek), walaupun diberi tablet2 penambah nafsu makan.

Dari pejuang berat badan tidak pernah lebih dari 50 kg (46-48 kg, malah pernah 45 kg sehingga tidak memenuhi jadi pendonor darah), akhirnya bisa mencapai 53-55 kg (tinggi 164 cm). Rumusnya sederhana saat itu, tinggi dalam cm dikurangi 110, atau dikurangi 100 lalu dikurangi lagi 10% sebagai berat badan (kg) yang ideal.

Sejak “pemaksaan” saat itu maka berat badan bisa terus di atas 50 kg. Rasanya belum lama, hampir 30 tahun lalu. Bangga setiap kali bisa donor darah (sampai 30 kali), sedap dapat kopi/coklat susu, nasi/roti, dan telur sambil ngobrol. Tetapi saat mencapai 64-65 tahun ditolak, karena lebih dari 60 tahun (batas pendonor baru).

(AphD)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close