Cermin bisnis AnggotaInfo DAPEN TELKOM

Merencana dan Mengelola Usaha Perorangan

Topik IHT BPTg tgl 13 Feb adalah “Merencana dan Mengelola Usaha Perorangan”

Mengapa topik tsb dipilih?
Walau BPTg belum melakukan TNA secara lengkap, namun dari identifikasi permasalahan yang dihadapi para Pepeng telah ditemukenali adanya keperluan ilmu dan pengalaman tentang cara promosi/pemasaran, cara menjual dan cara melayani/memperlakukan kastamer serta kegiatan manajerial lainnya (selain cara memproduksi, karena pada umumnya Pepeng sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi,sebenarnya banyak produk/jasa dari Pepeng yang unggul dan seharusnya bisa dijual jauh diatas penjualan saat ini)

Mengapa putra/i Pepeng dan Calon Pensiunan diikutkan dalam IHT? dapatkan jawabannya di
https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.575095455990116&type=1

(Pan Supandi)–FR

——-

 

Pelatihan Merencana & mengelola Usaha Perorangan 13 Feb ’16

BPTg untuk ketiga kalinya telah berhasil menyelenggarakan IHT – In House Training bagi para Pensiunan-pengusaha (Pepeng) dari Telkom Group
Pelatihan yang berbasis WAKAF ini diikuti oleh 24 Peserta dan dilaksanakan pada 13 Februari 2016, pkl 08.30 s/d 16.30 bertempat di Aula DAPENTEL Jl.Suropati 151 Bandung

Topik IHT diarahkan pada bagaimana “Merencanakan dan mengelola Usaha Perorangan”, yang tentunya memerlukan pertemuan beberapa kali agar seluruh materi dapat diberikan kepada peserta secara lengkap dan komprehensif (untuk itu BPTg akan membuat kurikulum dan silabinya)

Mengapa topik tsb dipilih?
Walau BPTg belum melakukan TNA secara lengkap, namun dari identifikasi permasalahan yang dihadapi para Pepeng telah ditemukenali adanya keperluan ilmu dan pengalaman tentang cara promosi/pemasaran, cara menjual dan cara melayani/memperlakukan kastamer serta kegiatan manajerial lainnya

 

(selain cara memproduksi, karena pada umumnya Pepeng sudah memiliki kemampuan untuk memproduksi, sebenarnya banyak produk/jasa dari Pepeng yang unggul seperti pupuk Kascing, Jamur, Jasa Pelatihan, Jasa Boga, Fashion dan Aplikasi2 IT dlsb-nya, yang seharusnya bisa dijual jauh diatas penjualan saat ini)

Selain topiknya sangat berbeda dibanding dua IHT sebelumnya, juga IHT ini berbeda dalam proses belajar-mengajarnya yaitu digunakannya metoda Team Teaching, yaitu 3 Trainer secara dinamis tampil bersama menyampaikan materinya secara dinamis dan saling melengkapi, karenanya proses IHT berjalan lebih fun dan lebih padat.

Dua IHT sebelumnya telah diikuti pula oleh 2 atau 3 putra/i Pepeng, begitu juga IHT ini telah diikuti oleh 7 Putra/i Pepeng, sehingga ada keaneka ragaman dalam pola fikir dan umur (peserta termuda berumur 23 tahun dan tertua 71 tahun).
Mengapa mengikut sertakan putra/i Pepeng? pada umumnya Pepeng sebagai pemilik usaha berumur diatas 60 thn, pada umur ini Pepeng sudah harus memulai mengatur kegiatan agar cukup istirahat dan melakukan ibadah serta kegiatan sosial. Namun faktanya banyak usaha Pepeng masih sangat tergantung kepada kegiatan dan kemampuannya, belum banyak yang sudah memiliki ‘penerus’.
Tujuan dan misi BPTg untuk mensejahterakan pensiunan, tentu tidak harus selalu dengan cara meningkatkan kompetensi Pepeng, namun bisa juga dengan cara memberikan ilmu & pengalaman kepada sang ‘penerus’ sejauh dia dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan ortu-nya (Pepeng)

Dari sudut pengalaman berbisnis juga ada keragaman, yaitu beberapa Pepeng masih tahap start up malah ada dua peserta belum punya usaha , beberapa Pepeng berpengalaman jatuh bangun usahanya kini sedang mencoba utk bangun kembali, dan sebagian peserta sudah mulai sustained bisnisnya dan sudah siap utk diwariskan kepada generasi penerusnya)

>>> Peserta Pelatihan 24 Orang (7 Anak dari Pensiunan + 4 Pegawai Calon Pensiunan + 13 Pensiunan-pengusaha), yaitu:

Suhirto Mangunsumarto ; Niniek E Surtini ; Adi Djoko ; Suparna Hasan Umar ; Teguh Budiono ; Djoko Widodo ; Raja Muda Lolo Gau ; Darwin Manalu ; Honest Gito ; Sukarno Karno ; Raden Sutanto ; Musafat ; Heru Waluyo ; Arman Kartasasmita Winatapoera ; Yana ; Yogi Kusumo ; Yoga Nugraha ; Sarah Nurul Qolbi ; Uus Husnul ; Nurul Hasanah ; Roy Triasmoro ; Febrian Cahaya Ramadhan ; Karina Mayden

Dalam IHT ini sama seperti IHT sebelumnya, diberikan kesempatan untuk memamerkan dan menjajakan produk2 nya (saat istirahat Coffee Break dan Makan Siang)

Pokok2 materi IHT:
# Manfaat penggunaan Biz plan/Bencmarking/Business Model Canvas, diawal mendirikan usaha ataupun saat akan mengubah usaha ;
# cara mendirikan usaha (perijinan dlsbnya) ;
# cara merekrut pegawai ;
# cara merekrut pelanggan ;
# strategi atau cara meretain pelanggan dalam bisnis yang kompetitif ;
# cara meningkatkan penjualan ;
# cara mengelola keuangan (hasil usaha Vs Keuangan Keluarga)

IHT ini terselenggara berkat adanya bantuan fasilitas dari DAPENTEL (Terimakasih Pak Djaka Sundan dan Pak Noor Rochman) ; dan bantuan berupa wakaf ilmu & pengalaman dari Bpk.Imam Haryono dan Bp.Muchtar AF AF (Terimakasih) dan dari Pan Supandi · Taken at Dapen Telkom, Jl. Surapati – Bandung. (Pan Supandi)-FR

———–

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close