Psikologi

Perjalanan hidup

Seorang bapak pergi bersama istri dan anak2nya mengendarai mobil. Setelah beberapa saat dia melihat seseorang berdiri di pinggir jalan. Si bapak berhenti dan bertanya: siapa anda ? Orang itu menjawab: saya harta.

Si bapak ngomong ke istri dan anak2nya: harta itu sangat berguna, dimanapun bisa kita manfaatkan. Biarlah dia ikut bersama kita. Maka harta ikut bersama mereka. Setelah berjalan beberapa jam si bapak melihat lagi seseorang dipinggir jalan dan dihampirinya.

Bapak: siapa anda?; Orang itu menjawab: saya kekuasaan. Si bapak ngomong lagi ke istri dan anak2nya: kekuasaan itu sangat berguna dan menjadikan kita perkasa menghadapi siapapun.
Biarlah dia ikut bersama kita. Maka kekuasaan bergabung bersama mereka.

Setelah berjalan beberapa jam si bapak melihat lagi seseorang dipinggir jalan dan dihampirinya.
Bapak: siapa anda? Orang itu menjawab: saya agama.
Si bapak ngomong lagi ke istri dan anak2nya: Kita masih ingin bersenang-senang dalam hidup ini, dan agama akan banyak melarang dan menghalangi kita, kita akan menjadi terikat.
Biarlah kita tinggalkan dia, kapan2 perlu kita bisa datang kesini lagi. Maka agama ditinggalkan. Satu jam kemudian si bapak distop orang di tengah jalan. Si bapak turun dan bertanya siapa anda ?
Orang itu menjawab: saya ajal. Dan perjalanan anda hanya sampai disini. Yang lain boleh lanjut tapi anda hanya sampai disini.

Bapak: saya masih ingin melanjutkan perjalanan, tolong izinkan saya untuk terus.
Ajal: tidak bisa. Anda harus turun. Bawaan anda apa?
Bapak: saya bawa harta dan kekuasaan.

Ajal: itu semua tidak diperlukan. Saya perlu agama.
Bapak: oh agama, iya sejam yang lalu saya tinggalkan dipinggir jalan. Biarlah saya ambil dulu.
Ajal: waktu anda sudah habis. Sekarang anda harus bersama saya, tidak bisa ditunda sedetikpun. (Dari grup WA-BptG)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close