Selingan

Bergumul satu jam di dapur

SYDNEY, KOMPAS.com-Dua ular piton saling melilitkan tubuh mereka dalam pergumulan berhasil terekam kamera video. Adegan ini membingungkan orang karena tak jelas, kedua ular itu sedang bertarung atau bersetubuh. Pemilik pabrik mentega Dayboro di Queensland, Murray Paas, mengatakan, ia temukan kedua ular itu di dapurnya.

 

Masing2 ular memiliki panjang sekitar 2 meter dan terlihat saling mematuk dan memilin tubuh satu sama lain. “Tapi beberapa orang mengatakan, mereka sepasang ular jantan yang memperebutkan seekor betina di sekitarnya” ujar Murray. “Saya lebih suka membawa kedua ular itu keluar. Ini tontonan yang menghipnotis,” tambah Murray.

 

Ia katakan, ular itu bergelut lebih dari satu jam. Setelah Murray Paas mengunggahnya di FB, video ini cepat mengundang ratusan koment netizen yang berspekulasi tentang yang dilakukan kedua ular itu. Pakar ular piton dari Universitas Sydney, Daniel Natusch, mengatakan, video itu menunjukkan dua ekor ular piton jantan yang “terlibat dalam pergulatan”.

 

“Mereka mencoba dorong kepala satu sama lain ke tanah untuk menunjukkan dominasinya,” sebutnya. Walau bangunan pabrik mentega milik Murray Paas di Dayboro di jalanan utama, tapi membelakangi anak sungai, dan ular jadi pemandangan yang cukup umum. Meski menyaksikan pergulatan ular ini sedikit mengejutkannya, Murray mengatakan, itu bukanlah pertemuan pertamanya dengan ular.

 

Pria itu pernah terbangun di malam hari dan melihat sepasang ular tergantung di langit-langit, mungkin sedang bersetubuh juga. Video dapat diunggah di https://www.youtube.com/watch?v=0LMJv6Q6vJI

(Pascal S bin Saju; Australia plus ABC; http://internasional.kompas.com/read/2016/10/13/08370571/dua.ular.piton.bergumul.selama.sejam.di.dapur.warga.queensland)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close