Iptek dan Lingk. Hidup

Akan dibangun Hotel Transit di Kualanamu

MEDAN, KOMPAS.com-PT Angkasa Pura II (AP II) segera membangun hotel transit di area Bandara Kualanamu bernilai Rp 50M. Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan hotel transit ini ditargetkan bisa beroperasi November 2017.

 

“Hal ini untuk mengakomodasi permintaan masyarakat yang ingin transit tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Medan. Mereka bisa menginap di hotel di bandara,” ujarnya, (7/1/17).

 

Hotel dibangun itu menempati suatu lantai di terminal penumpang Kualanamu, terdiri dari 100 kamar. Pembangunan dimulai Februari. Kontraktornya Brantas Abipraya dan Virama Karya sebagai konsultan. Setelah selesai, hotel itu dikelola oleh operator hotel, Horison.

 

Selama ini, penumpang yang transit menginap di Medan sebelum melanjutkan perjalanan. Selain makan waktu, masalah kemacetan kerap membayangi penumpang. Hotel salah satu fasilitas, dikembangkan AP II di Kualanamu. Fasilitas lain mengembangkan airport city di lahan seluas 200 HA di kawasan itu.

 

Terkait airport city, AP II menyeleksi mitra dari luar negeri yang digandeng dalam rangka pengembangan Bandara Kualanamu. Dirut AP II M. Awaluddin mengatakan perseroan mengembangkan airport city di lahan kawasan Bandara Kualanamu. Selain itu, bandara tersibuk di P-Sumatera ini didorong jadi salah satu hub untuk penerbangan internasional guna mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta.

 

“Untuk keperluan ini, kami menjalin strategic partnership dengan pihak lain guna mengembangkan Kualanamu. Kriteria mitra yang digandeng harus memiliki jaringan global,bermodal dan mampu dalam pengelolaan bandara,” ujarnya. (Bambang Priyo Jatmiko; http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/01/09/090600626/ap.ii.segera.bangun.hotel.transit.di.area.bandara.kualanamu)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close