Pengalaman Anggota

Bermenung-Sulitnya meminta maaf

Minta maaf itu mudah, teorinya. Namun nampak2nya tidak mudah. Umpamanya kita berbuat salah ke seseorang, apalagi ke banyak orang dan mau minta maaf. Sering tidak mudah, bahkan sangat sulit.

Mengapa? Pertama : Gengsi, apalagi kalau yang mau dimintai maaf itu kita rasa ‘derajat’-nya lebih rendah dari kita, apakah itu dari segi umur, pangkat/ jabatan, derajat, kekayaan, ilmu, pendidikan dst.
Kedua : Orangnya tidak di tempat, misal pindah atau kita pindah dan hampir tidak akan pernah ketemu.
Ketiga : Orang yang mau kita mintakan maaf sudah meninggal, tentu tidak bisa lagi.

Keempat, Ini yang perlu direnungkan dan jaga agar tidak terjadi. Orang yang kita salahi itu sulit ditemui, misal di kota lain, apalagi negara lain. Lho apa bisa? Bisa, misalnya kita membicarakan men-jelek2kan, memfitnah, meng-olok2, mencaci maki orang yang tidak biasa kita temui. Contohnya, kita biasa men-jelek2kan orang terkenal, apakah itu petinggi negara, pemuka agama, artis, atlit dan sebagainya.

Kelima, kalau kita salah itu ke banyak orang, misalnya kita bilang :” Semua orang di sini pencuri”, artinya kita sakiti banyak orang. Atau misalnya kita mencuri atau ambil uang milik banyak orang misalnya uang koperasi, uang kantor, uang negara, tentu harus minta maaf ke semua. Pada saat kita minta maaf, bisa jadi tidak semua orang bisa ditemui untuk meminta maaf itu.

Keenam, kita tidak menyadari bahwa kita telah berbuat salah ke orang lain. Selain men-jelek2kan orang lain, misalnya kita membuang puntung rokok yang lalu menyulut kebakaran tanpa kita tahu, menyusahkan orang lain, misalnya membuang asap (kendaraan, bakar sampah);

 

Juga sembarangan (mengenai orang), membuat asap rokok yang bisa membuat orang tidak suka sampai sakit, melepas binatang piaraan (anjing, ayam, merpati, kuda, dst) yang mengganggu orang lain, misalnya berak sembarangan di pekarangan atau di atap rumah orang.

Ke delapan, kita sakiti atau racuni banyak orang. Misal yang jualan narkoba, memberi racun pada makanan (misalnya borax atau zat lain yang berbahaya dan dilarang), mengajak orang apalagi anak2 merokok (minimal mengajak boros), menyebarkan film/ lagu/ video/ gambar tidak pantas, membuang limbah yang meracuni udara, air, dst. Menjual obat berbahaya, kadaluarsa. Tentu masih banyak lagi.

Ke sembilan : merusak alam yang noabene milik banyak orang, milik anak cucu.
Itulah hal-hal yang membuat kita sulit meminta maaf. Padahal kita sangat mudah berbuat salah.
Kalau di agama Islam, kesalahan ke orang tidak akan dimaafkan YME kalau belum dimaafkan orang yang disalahi. Sama misalnya mencuri atau ambil hak orang lain, kesalahan ini tidak akan dimaafkan Allah kalau yang diambil belum dikembalikan.

Ternyata meminta maaf itu memang tidak mudah, bahkan sangat sulit. Maka seyogyanyalah kita berusaha sekeras mungkin menahan diri dari berbuat salah termasuk yang paing mudah dan gurih dilakukan yaitu menjelekkan orang lain . (Widartoks 2017; dari grup FB-ILP)- FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close