Pengalaman Anggota

Cangkang Lobster

Pagi hari ada cangkang utuh lobster di dasar akuarium. Rupanyalobster-ku telah berganti kulit (nglungsungi). Pantas beberapahari belakangan ia gelisah dan sembunyi terus dibalik pokok kayu. Baju lama, sekalipun keras, merah indah rupanya sudahtidak muat lagi dan harus dibuang.

 

Cangkang baru, masih lemah dan pucat tapi lebih nyaman di pakai. Pada keadaan seperti ini, capitnya masih belum kuat dan terkulai kebawah. Sadar bahwa ia tidak mampu membela diri, lobster ini memilih sembunyi dan tidak seperti biasanya menjelajah seluruh dasar kolam.
Mungkin manusia-pun ada kalanya harus melewati fase transformasi, berubah sikap dan gaya hidup. Life-style padausia menjelang tujuh puluh tahun, tentu beda dengan pada usia lima puluhan. Dan tentu beda pula dengan saat usia empat puluh tahunan.

 

Merubah sikap dan gaya hidup memang sering tidak nyaman namun harus. Orang yang enggan nglungsungi dan tetap menggunakan “cangkang” (gaya hidup) lama akan berhadapan denganhukum alam, yakni menua.(Sadhono Hadi; Creator of Fundamen Top40; Visit http://fundamen40.blogspot.com dan http://rumahkudidesa.blogspot.com)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close