Aku cinta Indonesia

Warga Bekasi Konsumsi Ikan-20 Kuintal-Sehari

(beritasatu.com)- Tingkat konsumsi daging ikan lele di Kota Bekasi 20 kuintal per hari. Dan komsumsi ikan gabus mencapai 2 kuintal per hari. Kedua jenis ikan ini salah satu makanan favorit warga Kota Bekasi yang berpenduduk 2,7 juta jiwa.

 

“Se-hari2, pasokan kedua jenis ikan itu mencapai 20 kuintal,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kota Bekasi, Momon Sulaeman‎, (15/6/2019). Saat libur Lebaran kata dia, pasokan kedua jenis ikan itu sempat turun hingga 15 kuintal per hari.

 

Itu lantaran pemasok ikan ke Bekasi banyak yang mudik Lebaran, sehingga pasokan ikan belum stabil. “Ada penurunan stok saat libur Lebaran lalu, karena belum stabilnya pasokan ikan dari daerah2 di luar Kota Bekasi,” ujar Momon Sulaeman‎.

 

Pasokan ikan lele dan gabus berasal dari wilayah Sukabumi, Lampung dan Palembang. “Ke depan, pemerintah daerah akan membangun kolam benih ikan agar pasokan ikan tetap stabil meskipun memasuki periode libur Lebaran,” kata Momon Sulaeman‎.

 

Dia‎ menambahkan, lahan yang dibutuhkan sudah tersedia yakni seluas 3 hektare (ha) di Jatiasih dan Bantargebang. “Kami akan kaji lebih lanjut lagi untuk penyediaan benih ikan,” kata Momon Sulaeman‎.

 

Sementara pasokan beras sejak Ramadan relatif aman. Tidak ada penurunan pasokan. “Kota Bekasi punya lumbung sawah yang luas mencapai 2 hektare. Saat Idulfitri, pemerintah daerah hanya menyumbang 16 persen dari stok yang ada dari sawah sendiri,” ucap Momon Sulaeman‎.

 

Pengamat sosial dari Universitas Islam ’45, Tatik Yuniarti, menambahkan minimnya persedian pangan berdampak terhadap kenaikan harga dan inflasi di daerah. “Pemkot Bekasi seharusnya, menyediakan pasokan ikan di wilayahnya, seperti ikan gabus yang jadi masakan khas Bekasi‎, gabus pucung,” pungkas Momon Sulaeman‎. (Mikael Niman/WBP; Bahan dari : Suara Pembaruan dan https://www.beritasatu.com/megapolitan/559502/warga-kota-bekasi-konsumsi-ikan-20-kuintal-sehari)-FatchurR *

*** Patut kita contoh mengonsumsi ikan, sebagai protein yang lebih sehat. (FR)

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close