RSS Feed     Twitter     Facebook

Penghuni Laut Dalam Ini Bisa Memangsa Ikan Paus

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 1 views    Font size:

(suara.com)-Seorang ilmuwan yang fokus meneliti laut dalam menemukan bangkai paus yang ditemukan sedang dimakan beramai-ramai oleh hewan unik ini.

 

Video penelitian yang dibagikan hari Rabu (16/08/2019) tampak paus laut dalam yang sedang dimakan oleh beberapa spesies unik gurita berwarna ungu, ikan, kepiting dan bahkan cacing.

 

Makan malam disajikan. Apakah kita punya cacing pemakan tulang?” kata ilmuwan yang tergabung dalam NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). Video penampakan betapa kejamnya laut dalam ini berhasil menarik lebih dari 3 juta penonton hanya dalam waktu 3 hari saja.

 

Penelitian dilakukan menggunakan Nautilus, kapal penelitian laut dalam yang menyelesaikan misi ilmiahnya tahun ini. Ekspedisi penelitian tersebut merupakan proyek gabungan antara ilmuwan yang berada di Ocean Exploration Trust (OET) dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

 

Bangkai paus yang membusuk diduga bangkai dari salah satu paus bungkuk. Hewan itu diprediksi mempunyai ukuran 3-5 meter ketika mati. Masih belum jelas bagaimana paus bungkuk itu mati, namun ia berhasil menyuguhkan bagaimana rakusnya hewan laut dalam ketika makhluk jumbo mati di sana.

 

Bangkai paus bungkuk itu ditemukan pada kedalaman 3.240 meter di bawah laut, sekitar 2 km dari gunung bawah laut Davidson Seamount. Tempat ini dijuluki “oasis bawah laut” dan lebih dari 60 ribu spesies hidup di sekitar Davidson Seamount di lepas pantai California, AS, mempunyai tinggi 2.280 meter dan merupakan salah satu gunung bawah laut terbesar di dunia.

 

Masih belum jelas spesies gurita apa yang telah memakan paus bungkuk itu, namun yang membuat unik adalah warna ungu dan mata sipit mereka mengingatkan kita pada “alien”. Dikutip dari Huffington Post, fenomena di atas ada kaitannya dengan “whale fall” atau “paus jatuh”

 

Fenomena paus jatuh dikenal oleh ilmuwan sebagai prasmanan yang tahan lama. Menurut NOAA, ketika paus mati dan terjatuh di laut dalam, bangkainya dapat bertahan bertahun-tahun bahkan sampai hitungan dekade sehingga menyuplai nutrisi yang kaya pada hewan lainnya.

 

(Dinar Surya Oktarini; Bahan dari : https://www.suara.com/tekno/2019/10/21/153225/menyeramkan-penghuni-laut-dalam-ini-bisa-memangsa-ikan-paus)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code