Iptek dan Lingk. Hidup

Bakrie Telecom Masih Punya SLI

Seluler & FWA Dicabut, Bakrie Telecom Masih Punya SLI
Jakarta – Bakrie Telecom yang akan segera bergabung dengan Smartfren Telecom di spektrum 800 MHz dinilai Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) tak harus mengembalikan seluruh lisensi yang dimilikinya kepada Kementerian Kominfo.

Menurut Nonot Harsono, komisioner BRTI, Bakrie hanya perlu mengembalikan lisensi seluler dan jaringan tetap nirkabel (FWA) saja. Sementara untuk lisensi Sambungan Langsung Internasional (SLI) tidak diwajibkan.

“Ya enggak (dicabut) kecuali Bakrie mau mengembalikan secara sukarela. Jadi hanya seluler dan FWA saja yang dikembalikan,” kata Nonot kepada detikINET di Jakarta, Senin (29/9/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, keluarnya Peraturan Menkominfo tentang penataan pita frekuensi Radio 800 MHz telah merombak tatanan industri di spektrum yang semula identik dengan teknologi Code Division Multiple Access (CDMA).

Telkom Grup dan Indosat menyatakan akan mematikan layanan FWA di 800 MHz dan memanfaatkan frekuensinya untuk alokasi e-GSM di 900 MHz. Frekuensi bekas Flexi dan StarOne itu nantinya akan dimanfaatkan Telkomsel dan Indosat untuk memperkuat layanan dengan teknologi netral, bisa 3G dan 4G LTE.

Sementara Bakrie Telecom dan Smartfren (Mobile-8 Telecom) tengah mengkaji penggabungan usaha agar bisa menjalankan seluler 4G berbasis Frequency Division Duplexing Long Term Evolution (FDD-LTE).

Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan mengungkapkan, Telkom Grup dan Indosat telah mengajukan proposal untuk menjalankan e-GSM, sementara Bakrie Telecom dan Smartfren mengajukan proposal penggabungan usaha walau tidak sampai merger.

“Dua minggu lalu proposal dari keduanya (Bakrie Telecom-Smartfren) masuk ke kami. Kalau ini kejadian, kita akan cabut lisensi seluler dan FWA milik Bakrie Telecom. Mereka hanya tinggal memiliki SLI,” paparnya.

Nantinya, frekuensi dari Bakrie Telecom akan ditarik serta dialokasikan untuk Smartfren. Setelah itu keduanya menyediakan layanan FDD LTE. “Kedua entitasnya masih ada. Ini tak sampai merger, tetapi penggabungan usaha. Mirip seperti Mobile-8 dan Smart sebelumnya,” jelas Dirjen.

(Komarudin SK-Erwin Agan; Achmad Rouzni Noor II – detikinet / rou/fyk; http://inet.detik.com/read/2014/09/29/170631/2704467/328/seluler–fwa-dicabut-bakrie-telecom-masih-punya-sli?i991101105)-FR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close