Iptek dan Lingk. Hidup

Daur Ulang Kemasan Mie Instan Jadi Aspal Jalanan

(economy.okezone.com)-JAKARTA; Aspal tidak selamanya berbahan dasar biji aspal. Namun bisa berasal dari daur ulang plastic multiplayer Aspal hasil daur ulang itu menggunakan 75 Kg sampah dari limbah bekas plastik kemasan mi instan.

 

Buktinya pengaspalan dari limbah mi instan itu dilakukan di jalan Prof. Dr. Sumitro Djoyohadikusumo, Kampus UI Depok, dengan luas area pengaspalan 241 m2. Jika uji coba berhasil, komplek UI akan  memanfaatkan aspal daur ulang ini.

 

Komposisi bahan yang ideal, penambahan limbah akan meningkatkan kualitas stabilitas jalan hingga 40% sesuai hasil pengujian Tim Peneliti UI, Perusahaan konstruksi Wasco dan PT Chandra Asri Petrochemical.

 

“Daur ulang limbah bernilai rendah sebagai bahan campuran aspal ini solusi efektif dan berdaya guna pada masalah tumpukan limbah plastik yang jadi masalah lingkungan. Pada sisi lain, hal ini mampu meningkatkan kualitas aspal.” ujar Ahli Teknologi Polimer dari Departemen Teknik Metalurgi dan Material, FT UI (DTMM-FTUI) Dr Mochamad Chalid, dalam keterangannya, (29/8/20).

 

Hal itu membuat kualitas jalan jadi lebih kuat dan tahan lama. Di mana pengolahan plastik diolah dari aspal biasa yang dicampur dengan 5%-6% cacahan sampah plastik. Pasalnya limbah sampah plastik dari kemasan mi instant terdiri dari polietilena dan polipropilena ini limbah dari PT Samudera Montaz, yakni perusahaan kemasan multiplayer di Indonesia.

 

Limbah ini dicacah hingga siap dijadikan bahan campuran aspal. Jika aspal tersebut tahan lama, tentu berpotensi menghemat biaya perawatan jalan.

 

(rhs; Natasha Oktalia;  Bahan dari : https://economy.okezone.com/read/2020/08/29/455/2269526/daur-ulang-kemasan-mi-instan-bisa-jadi-aspal-jalanan)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close