RSS Feed     Twitter     Facebook

Lagi Gejala HIV-AIDS

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 25 views    Font size:
Lagi Gejala HIV-AIDS

Masih bertalian dengan penyakit HIV-AID, Yuk kita dalami hal2 berikut ini seperti diuraikan oleh health.detik.com: Hari Aids Sedunia diperingati tiap 1/12. Peringatan  tahun 2017 ini bertema ‘Hak Saya Untuk Sehat’.

 

Dalam acara HUT Hari Aids-2017, diisi dengan memberi info gejala dan pencegahan penyakit AIDS yang benar, agar dilakukan karena penyakit HIV-AIDS masih menjadi wabah menakutkan bagi kesehatan masyarakat dunia. Masyarakat bersikap menjauhi yang hidup dengan HIV-AIDS positif. Padahal orang  HIV-AIDS (ODHA) butuh dukungan semangat untuk hidup lebih baik dan normal.

Perlu ada edukasi HIV-AIDS hingga masyarakat mengerti gejala terjadinya HIV hingga jadi AIDS. Menurut dr Wiendra Waworuntu, M. Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, berikut ini 3 tahap gejala penyakit HIV-AIDS yang terjadi secara umum :
1-SeroKonvensi
Gejala penyakit HIV tahap ini disebut serokonversi. Beberapa minggu terinfeksi, HIV akan muncul gejala seperti flu. Setelah 1-2 bulan lebih gejala ini berhenti dan infeksi HIV tak menunjukan gejala ber-tahun2. Tahap ini infeksi HIV mirip gejala flu, sakit tenggorokan,nyeri pada otot dan persendian, demam, diare, muncul peradangan warna merah disertai benjolan2 kecil, berat badan turun, dan terasa lelah.

 

2-Inkubasi
Lanjut Gejala HIV disebut inkubasi, yang hampir tidak muncul gejala apapun bahkan puluhan tahun, namun HIV terus menyebar ke seluruh tubuh dan merusak sistem kekebalan tubuh hingga kemampuan tubuh melemah. Periode inkubasi ini mereka merasa sehat seolah tak terinfeksi HIV. Virus tetap ada di tubuh dan bisa menular pada orang lain. Periksalah rutin untuk mengetahui gejala serius sejak dini.

 

3-AIDS
Gejala infeksi HIV tahap terakhir, jika tidak ada penanganan/pengobatan saat tahap kedua. Seluruh kekebalan tubuh lemah akibat serangan HIV, sehingga tubuh rentan terserang penyakit serius dan bahaya lain karena tubuh tidak mampu melawan serangan penyakit.

Tahap ke-3 ini  disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), gejala2 yang muncul tahap ini ini seperti demam lama, terus menerus lelah, berat badan turun, nafas terasa sesak, pembengkakan kelenjar getah bening pada paha dan leher.

Pengobatan pada tahap ini mencegah HIV merusak sistem kekebalan tubuh, sehingga angka harapan hidupnya meningkat. Untuk itu harapan pada 2030, Indonesia mencapai 3Zero yakni tidak ada lagi kasus  HIV, tidak ada yang meninggal akibat AIDS, dan tidak ada stigma buruk dan diskriminasi tpada ODHA atau orang dengan HIV/AIDS. (fds/fds; Azmy Cahya Rahmadhaniar)
Monggo lengkapnya klik aja :  (https://health.detik.com/read/2017/11/30/173051/3750428/763/hari-aids-sedunia-2017-kenali-3-tahap-gejala-hiv-aids)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code