RSS Feed     Twitter     Facebook

Desa Pulau Burung siapkan Kapal Wisata Mangrove

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 1 views    Font size:
Desa Pulau Burung siapkan Kapal Wisata Mangrove

(banjarmasin.tribunnews.com)-BATULICIN; Untuk kali pertama, satu desa terpisah dari Pulau Kalimantan yaitu Desa Pulau Burung Kec-Simpangempat Tanahbumbu merayakan HUTnya.

 

Kali ini, aparat desa merayakan dengan menggelar lomba perahu cepat. Desa yang digadang2 akan jadi destinasi wisata hutan mangrove dan wisata buah ini kini bisa ramai2 merayakan bersama warga desa. Meski tak mengundang desa lain, karena perayaannya sederhana, namun warga tetap ramai. Hanya mengundang peserta lomba dari wilayah Kotabaru dan Tanahbumbu untuk mengikuti lomba perahu.

 

Ini sekaligus memperkenalkan Desa Pulau Burung yang sempat berubah nama jadi Desa Pulau Panjang. Perkembangan desa terus meningkat dengan pesat, sudah memiliki dermaga dan 5 gajebo di dermaga itu. Hanya 10 menit menyebrang dari Kelurahan Tungkaran Pangeran menuju Desa Pulau Burung. Meski sederhana, namun penduduk antusias merayakannya dengan lomba perahu.

 

Abdul Rahim, tetuha desa mengatakan perkembngan desa sudah pesat. Desa ini akan menjadi wisata yang terus dikembangkan aparat desa. “Desa ini berpotensi besar. Ada banyak wisata seperti wisata buah dan wisata hutan mangrove.” katanya.

 

Kepala Desa Pulau Burung, Saidina mengatakan, desa ini akan jadi desa wisata hutan mangrove. Pada perayaan hari jadi ke 11 ini sejak memisahkan diri dengan Kelurahan Tungkaran Pangeran (2007), kini desa sudah  berkembang. “Jalan dicor untuk keliling desa. Sehingga pengunjung bisa berwisata dan berkeliling desa dengan jalan kaki atau bersepeda,” katanya.

 

Hari jadi ini baru pertama kali dirayakan dengan lomba. Dan kegiatan ini murni dilaksanakan menggunakn dana pribadi untuk memeriahkan desa. “Ini yang pertama dan akan kami evaluasi karena masih belum berani mengundang masyarakat luar. Kami berbenah dan tahun ini kami bangun jembatan untuk wisata hutan mangrove,” katanya.

 

Pada 2018, pembangunan jembatan wisata hutan mangrove (200 meter). Pada 2019 lanjut 700 meter lagi keliling pulau dan tambahan gazebo. “Kapal wisata juga disiapkan untuk 2019. Kapalnya siap tinggal mesinnya di 2019, kapasitas kapal bisa 50 orang,” katanya.

(Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Desa Pulau Burung Siapkan Kapal Wisata Mangrove Berkapasitas 50 orang, Penulis: Man Hidayat; Editor: Elpianur Achmad ; Bahan dari : http://banjarmasin.tribunnews.com/2018/11/03/desa-pulau-burung-siapkan-kapal-wisata-mangrove-berkapasitas-50-orang)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code