RSS Feed     Twitter     Facebook

Takbir Keliling-Sunah Atau Tradisi

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 5 views    Font size:
Takbir Keliling-Sunah Atau Tradisi

(republika.co.id)-JAKARTA; Malam jelang Hari Idul Fitri, takbir biasanya bergema di-mana2. Kegembiraan umat Muslim menyambut hari kemenangan itu ditunjukkan dengan ramainya kumandang takbir di masjid2. Namun, ada yang meramaikan malam hari raya dengan berpawai takbir keliling.

 

Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH. M. Ma’rifat Iman mengatakan takbir keliling tak dilakukan Rosul SAW dan bukan tradisi umat Islam. Namun, takbir keliling boleh dilakukan di malam jelang hari raya asalkan bertakbir keliling dengan aman, tentram, dan tidak menimbulkan kegaduhan.

 

“Yang disunnahkan Nabi ialah setelah maghrib di malam hari Idul Fitri, umat Islam diperintahkan memperbanyak takbir sampai sebelum melaksanakan shalat Id,” kata Kiai Ma’rifat, melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Senin (3/6).

 

Selain mengumandangkan takbir, dalam menyambut Idul Fitri umat Islam juga memiliki kewajiban secara syari’at, yakni membayar zakat fitrah. Sebagai amalan lainnya, Kiai Ma’rifat mengatakan hendaknya Muslim juga memperbanyak sedekah.

 

Di Indonesia, umumnya Lebaran dirayakan dengan tradisi memasak dan menghidangkan masakan yang khas, seperti ketupat, opor ayam dan lainnya. Setiap daerah biasanya memiliki tradisi dan kebiasaan masing-masing. Menurutnya, tradisi seperti demikian tidaklah menyalahi sunnah Nabi SAW.

 

Idul Fitri memiliki makna kembali kepada fitrah atau kembali suci. Idul Fitri dimaknai demikian karena dosa-dosa seorang Muslim telah terhapus dengan puasa yang penuh iman dan ihtisab. Oleh karena itu, menurutnya, mereka yang sukses berpuasa mengalami kegembiraan begitu menjelang hari lebaran.

 

“Hadist qudsi berbunyi, bagi orang yang berpuasa mengalami dua kegembiraan. Kegembiraan saat berbuka atau ber-Idul Fitri dan kegembiraan nanti bertemu Tuhannya (di surga),” katanya. (Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah; Bahan dari :  https://www.republika.co.id/berita/ramadhan/kabar-ramadhan/psinqm366/takbir-keliling-sunah-atau-tradisi)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code