Iptek dan Lingk. Hidup

Kenali dulu motor Matic

Merdeka.com – Kini demam motor matic menjamur di kalangan masyarakat. Mereka beranggapan bahwa motor matic lebih mudah, efisien, dan berfungsi lebih banyak ketimbang motor bebek (manual). Banyak orang mulai berbondong-bondong membeli motor matic.

Namun yang perlu diketahui, ada 5 hal yang perlu diketahui. Matic tetap memiliki kelemahan, jika dibandingkan dengan motor manual. Nah, ini yang patut Anda ketahui. Berikut ini adalah kelemahan matic dibanding motor manual yang telah ditelusuri oleh tim merdeka.com. Check this out!

1-Cenderung boros
Tidak ada yang menyangkal, motor matic cenderung boros dibanding motor manual. Walaupun sudah menggunakan teknologi injection, satu motor manual dan satu motor matic dengan cc yang sama, akan menghasilkan keiritan bahan bakar yang berbeda. Hal itu tergantung pemakaian. Jika sering menggeber/membetot gas di motor matic, itu sangat berpengaruh.

2-Diameter roda kecil
Diameter roda pada motor matic kecil. Ini berimbas pada kenyamanan di jalan. Motor sangat sensitif dengan permukaan jalan yang tidak rata, khususnya jika melewati polisi tidur yang tinggi. Jalan berlubang, bergelombang, dan bebatuan adalah musuh motor matic. Jika lingkungan rumah Anda bukan termasuk medan ideal matic, sebaiknya Anda tetap menggunakan motor manual.

3-Harus rajin ke bengkel
Karena digerakkan dengan CVT (continuously variable transmission) maka Anda wajib rajin-rajin melakukan pengecekan di bengkel, karena sekali saja lengah, maka CVT akan lebih mudah terasa berat. Kenyamanan berkendara jelas akan terganggu.

4-Biaya perawatan cenderung lebih mahal
Jika terjadi kerusakan yang berawal pada kelalaian Anda untuk melakukan pengecekan rutin di bengkel, maka petaka bagi Anda. Mengapa? Biaya perawatan matic lebih mahal ketimbang motor manual. Karena itu, Anda harus siap dengan segala kemungkinan. Selain perawatannya yang ribet, biaya pun jadi beban bagi Anda.

5-Rawan untuk beban berat
Ini mutlak. Sebab bagaimana pun matic yang hadir di a pasar Indonesia menggunakan monoshock, atau satu shockbreaker saja. Yang mana kekuatannya tak akan setangguh dengan motor manual yang menggunakan dualshock.

Dari segi kekuatan akan sangat berpengaruh. Jika Anda ingin membeli motor matic untuk bertempur dengan beban berat, sebaiknya jangan. (Ega; http://m.merdeka.com/otomotif/beli-motor-matic-ketahui-dulu-5-kelemahan-ini.html)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

code

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close