Iptek dan Lingk. Hidup

Lebih tinggi 100Mt dari Burj Khalifa

KOMPAS.com – Siapa pun yang pernah berdiri di atas gedung pencakar langit, misal Empire State Building di New York atau Burj Khalifa di Dubai, bisa membuktikan kekuatan alam di ketinggian itu.

Tak hanya angin kuat, tapi daya alami kompleks lain untuk menopang gedung2 tinggi berarti harus lebih banyak, jauh dari sekedar kepentingan estetika semata.

 

Dengan pemikiran ini, Emaar Properties, mengonfirmasi mereka telah menyelesaikan tes angin untuk The Tower di Dubai Creek Harbour. Menara ini direncana berdiri 100 meter lebih tinggi dari Burj Khalifa yang menjulang 828 meter. Tes angin dinilai proses yang penting dalam menentukan aspek ketinggian dan desain akhir.

 

“Tes angin merupakan komponen penting dalam tahap desain struktural, dan kami telah mengerahkan teknik rekayasa yang inovatif untuk mengkonfirmasi kekuatan ikon baru ini,” ujar arsitek proyek yang berbasis Spanyol-Swiss, Santiago Calatrava Valls.

 

Tes tersebut melibatkan 12 analisis dan menguji sejumlah metode berbeda untuk memastikan bahwa semua kasus yang mungkin terjadi dapat teratasi.

 

Mereka melakukan tes untuk keseluruhan proyek menggunakan model skala. Sebagai bagian dari tes iklim di daerah setempat, pengukuran dilakukan pada ketinggian yang berbeda, termasuk data yang disediakan oleh stasiun cuaca. Studi seismik juga dilakukan pada kondisi tanah setempat.

 

“Hal ini untuk menjamin keamanan maksimum dan stabilitas bangunan. Desain The Tower juga mencakup beberapa sistem peredam dan sistem pereda kejut, yang terletak pada titik-titik dan ketinggian berbeda,” kata Emaar.

 

Pekerjaan pada proyek ini berlangsung bulan lalu, dengan Aurecon ditunjuk sebagai insinyur dan arsitek, serta tim Calatrava yang terkenal dalam hal desain dan rekayasa karya. Menara ini digambarkan oleh Chairman Emaar Properties, Mohamed Alabbar sebagai proyek ambisius pada skala dan desain baru.

“Proyek ini membutuhkan rekayasa presisi tinggi pada semua aspek,” sebut Alabbar.

 

Dia juga mengatakan The Tower akan berfungsi sebagai tumpuan harapan yang positif untuk kota dan daerah. Rencana induk kompleks seluas 6 kilometer persegi ini terungkap pada bulan April tahun lalu.

Emaar mengatakan, The Tower mencakup 679 juta meter persegi ruang hunian, 851.000 meter persegi properti komersial, 22 hotel dengan 4.400 kamar dan 11,1 juta meter persegi ritel.

 

Menara ini menampilkan taman dek observasi VIP, dan balkon berputar. (Arimbi Ramadhiani; Hilda B. Alexander; The National dan  http://properti.kompas.com/read/2016/08/03/130000021/100.Meter.Lebih.Tinggi.dari.Burj.Khalifa.The.Tower.Jalani.Tes.Angin)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close