Wisata dan Kuliner

Surabaya lebih siap sambut turis Kapal Pesiar

JAKARTA, KOMPAS.com-Surabaya berpotensi jadi tujuan alternatif turis asing kapal pesiar internasional. Kondisi Tanjung Perak dan atraksi wisata di Surabaya dinilai telah siap sambut turis asing. “Surabaya siap karena sudah membuat terminal yang bagus untuk kapal pesiar bersandar,” kata Managing Director Cruise Asia, Yasa Sediya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis.

Untuk obyek wisata di Surabaya, Yasa menyebutkan Museum House of Sampoerna, berkeliling kota Surabaya, dan situs Trowulan. Ia juga mengungkapkan potensi wisata di kawasan dekat Surabaya yakni Bangkalan menarik dikunjungi. “Bangkalan ada potensi untuk para turis asing kapal pesiar,” kata Yasa.

Potensi ini terlihat dari puluhan kapal pesiar telah bersandar di Surabaya sejak 2013. Dikutip dari Antara, Kahumas Pelindo-3, Edi Priyanto menyebutkan Surabaya telah dikunjungi 11 kapal pesiar yang singgah ke Pelabuhan Tanjung Perak. Jumlah ini meningkat dibanding 2013 yang hanya empat kapal pesiar.

Kapal pesiar milik Belanda, Volendam pada perjalanannya ke Indonesia akan bersandar ke Surabaya. Destinasi yang dikunjungi oleh kapal pesiar Volendam adalah Jakarta, Semarang, Probolinggo, Bali, dan Labuan Bajo.

Sekitar 1.400 turis asing yang berasal dari berbagai negara akan berkeliling Indonesia dengan kapal pesiar Volendam. Mereka akan pergi ke obyek-obyek wisata seperti Pulau Komodo, Candi Borobudur, Gunung Bromo, dan berbagai obyek wisata lain.

Volendam, kapal pesiar Belanda yang dioperatori Holland American Line. Kapal ini memiliki 10 dek  khusus penumpang yakni dek 1, 2, 3, 6, 7, dan 8. Kapal pesiar Volendam berkapasitas 1.432 penumpang. (Wahyu Adityo Prodjo; I Made Asdhiana; http://travel.kompas.com/read/2016/01/09/091545827/Surabaya.Dinilai.Lebih.Siap.Menyambut.Turis.Kapal.Pesiar)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close