Psikologi

Tipe manusia versi filosofi Cina

1-Huang Ti Sen, Huang Ti Gu (Badan raja, tulang juga tulang raja). Golongan ini untuk, orang kaya & jiwanya juga kaya & bisa menggunakan kekayaannya utk dinikmati, juga mau berbuat Amal / Kebajikan .

 

2-Huang Ti Sen, Ji Kai Gu (Badan raja, tapi tulang pengemis). Golongan ini menggambarkan, orang kaya tapi gak bisa menikmati uangnya. Kerjanya sibuk terus cari uang. Jangankan untuk berbuat kebajikan, setiap tindakannya saja dihitung untung-rugi nya.

 

Memiliki mobil bagus cuma bisa di-elus2 saja, malah banyak supir atau pegawainya yg pakai. Dunianya cuma toko atau tempat kerjanya. Tahu2 sdh tua… (Banyak nih yg model gini disekeliling kita).

 

3-Ji Kai Sen, Huang Ti Gu ( Badan pengemis, tapi tulang raja ). Golongan ini menggambarkan, org2 yg secara materi biasa2 saja, tapi bisa menikmati hidupnya. Walaupun hidupnya pas2an, tapi bermental kelimpahan & berjiwa sosial.

 

4-Ji Kai Sen, Ji Kai Gu (Badan pengemis, tulang pengemis). Golongan ini terparah, sudah miskin mental pengemis, sdh gak punya duit, mentalnya minta dikasihani terus, istilah kerennya bermental “poor me” atau kasihanilah saya.

 

Ayo kita termasuk yg mana ya

Dlm menjalani kehidupan ini, jika kita benar2 menjalankan ajaran kebajikan dengan benar, maka tdk mungkin bisa sampai terpuruk. Yg mesti diingat bhw, “Tidak punya uang itu hanya bersifat sementara, tapi kalau merasa Miskin itu Mental yg akan terus menempel dlm Pikiran & Perbuatan.

 

Belajarlah hidup CHIN CHAI.

Orang tua selalu menasehati kita mau hidup banyak sahabat, relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar dan hidup jadi santai dan enjoy, maka jadilah orang “chin chai”. Chin chai artinya tidak terlalu banyak perhitungan plus Easy Going.

 

Orang yang terlalu perhitungan setiap detik, otaknya dipenuhi angka2. Jiwanya disesaki dua kata yang paling penting dalam hidupnya yaitu UNTUNG dan RUGI. Hatinya selalu Cemas dan Gelisah memikirkan bagaimana meraup keuntungan habis2an dan memblokir semua bentuk kerugian.

 

Serambut kerugian dipandang serius dan besar bagai Gunung Semeru. Suka Tarik Urat, bersilat lidah, ngotot dan gontok2an, untuk masalah sepele. Orang yang perhitungan tak pernah mau mengalah apa lagi memberi dan berkorban. Sikap perhitungan membuat hidup tegang, kuatir, capek dan menderita.

 

Belajarlah menjadi “chin chai”.
Orang ‘chin chai’ selalu mengalah dan memberi, toleransi dan pengertian, gampang bekerja sama, mudah diajak berunding, hingga banyak sahabat. Rejekinya lancar, hidup tenang, ceria dan tidak banyak “Gejolak”. Dia dan keluarga hidup lebih sehat, harmonis, bahagia dan enjoy. Nasihat ortu “CHIN CHAI” adalah Kunci Hidup Sukses dan bahagia.

 

Monggo lengkapnya klik aja :  (https://www.atlantis-indonesia.org/2017/05/4-tipe-manusia-dalam-filosofi-cina/)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close