Kesehatan

Apakah Kita berisiko Osteoporosis(1/2)

(hellosehat.com)- Anda mungkin khawatir terkena osteoporosis. Jika dokter Anda mengatakan, Anda memiliki risiko tinggi terkena osteoporosis, itu menandakan bahwa Anda mungkin memiliki satu atau lebih faktor risiko. Anda dapat mencegah atau mengelola osteoporosis dengan manajemen risiko.

 

Osteoporosis ini penyakit yang menyebabkan tulang Anda jadi lemah dan rapuh. Ini terjadi ketika kerusakan jaringan tulang terjadi lebih cepat dari produksi sel-sel tulang baru. Kebanyakan orang tidak tahu memiliki osteoporosis sampai mereka sadar berkurangnya tinggi badan atau tulang mereka patah.

 

Tahap awal, Anda mungkin tidak tahu jika Anda memiliki osteoporosis karena tidak ada tanda2 fisik dari kondisi ini. Tapi setelah tulang jadi lemah, Anda mungkin menyadarinya: Orang dengan faktor risiko lebih cenderung mengalami osteoporosis.

 

Ada faktor2 yang tidak dapat dikontrol dan faktor2 yang dapat Anda kendalikan. Mencegah dengan baik dapat mengurangi risiko Anda terkena osteoporosis dan menghindari berkembangnya kondisi Anda menjadi tingkat lanjut jika Anda sudah memilikinya.

 

Faktor Risiko Osteoporosis

Usia

Jika berusia diatas (50) Anda berada pada risiko tinggi. Pada usia ± (30), tubuh Anda mencapai “puncak massa” kepadatan tulang. Sejak itu, produksi tulang baru melambat, dan tulang tua terus merosot. Di beberapa titik, kecepatan pembusukan tulang melebihi kecepatan produksi tulang baru.

 

Jenis Kelamin

Wanita ber-risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dari pria. The International Osteoporosis Foundation memperkirakan osteoporosis mempengaruhi 200an juta wanita di dunia. Pada awal usia (20), wanita mulai kehilangan massa tulangnya. Antara usia (20-80), wanita bisa kehilangan sekitar sepertiga dari kepadatan tulang mereka.

 

Bila dibanding pria, mereka hanya kehilangan seperempat dari kepadatan tulang mereka. Wanita yang berusia lebih (50) akan mengalami menopause. Hal ini menyebabkan kurangnya estrogen yang dapat berkontribusi terhadap pelemahan tulang.

 

Ras

Etnis Asia memiliki kerangka tubuh yang lebih kecil dan tulang yang lebih kecil jika dibanding etnis lain. Hal ini membuat massa tulangnya lebih rendah dari rata2 di dunia. Wanita Asia cenderung mengonsumsi lebih sedikit kalsium dalam diet mereka. Ini berarti kurangnya susu, keju dan produk susu yang kaya akan kalsium lainnya.

 

Riwayat Keluarga

Memiliki anggota keluarga dengan osteoporosis dapat meningkatkan risiko Anda. Penelitian baru2 ini mencoba untuk mengidentifikasi gen tertentu yang menyebabkan  Studi menemukan tiap varian genetik merupakan peningkatan kecil risiko osteoporosis.

 

Bentuk Tubuh Alami

Memiliki berat badan rendah atau bentuk badan kecil dan kurus biasanya menandakan Anda memiliki massa tulang yang kurang daripada orang lain. Ini juga berarti bahwa Anda cenderung kehilangan massa tulang lebih cepat daripada orang lain.

 

Kecelakaan

Patah tulang dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalsium dan menyebabkan berkurangnya tinggi badan. (Lika Aprilia Samiadi Bahan dari  : https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/osteoporosis/apakah-saya-berisiko-osteoporosis/)-FatchurR *** Bersambung…..

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close