Selingan

Empat Penyakit Aglonema Yang Sering Terjadi

Menanam Aglonema jadi tren dan sebagian Ibu ibu Keluarga PMP Telkom ikutan menanamnya. Namun beberapa diantaranya terkejut ternyata ada penyakit yang muncul. Dampaknya para Ibu ibu sibuk mengexplore Web atau Youtube untuk mengatasinya.Berikut salah satu sumbernya untuk mengatasinya

 

(portaljember.pikiran-rakyat.com)- Aglonema tanaman hias yang populer dan banyak diminati. Tidak ketinggalan Ibu Ibu Keluarga PMP Telkom. Hal ini karena motif daunnya unik dan cantik. Ada pula beberapa jenis aglonema berwarna yang tampil dengan  indah dan elegan. Aglonema mudah dirawat tanpa perhatian khusus. Cukup perawatan biasa, aglonema bisa tetap tumbuh subur.

 

Meski begitu, tanaman ini rentan pada penyakit. Apalagi, jika salah merawat atau memberikan pupuk. Ada beragam penyakit yang dapat menginfeksi aglonema dan membuat tampilannya tak menarik. Diantaranya, 4 penyakit ini:

1-Antraknosa

Penyakit ini ditandai dengan bercak warna coklat dengan tepian warna kuning pada daun. Bercak ini bisa berukuran hingga 5 cm dan memicu timbulnya jamur. Untuk mengatasinya mudah, yaitu menyiram aglonema secukupnya. Penyiraman berlebih bisa memicu penyakit ini.

 

2-Bercak bakteri

Bercak bakteri biasanya berbentuk tak beraturan. Warnanya bermacam, mulai abu-abu, hijau tua, coklat tua, atau hitam. Karena bakteri, sebaiknya pilih tanaman sehat saat membeli. Jika tanaman terlanjur terserang penyakit ini, segera buang atau potong daun yang terinfeksi. Saat melakukan penyiraman, pastikan permukaan daun tetap kering. Anda juga bisa bersihkan permukaan daun rutin.

3-Kekurangan Tembaga

Daun yang kekurangan unsur tembaga bisa terserang penyakit. Iini ditandai daun berwarna kuning atau menggulung. Mengatasinya, pastikan tanaman mendapat unsur hara yang dibutuhkan, termasuk tembaga. Caranya menggunakan pupuk khusus tanaman hias. Berikan pupuk sesuai anjuran yang tertera di kemasan.

 

4-Bintik Myrothecium

Penyakit ini ditandai bercak ukuran besar warna abu-abu kecoklatan pada daun. Biasanya, berbentuk oval di tepi atau ujung daun. Penyakit ini juga ditandai tumbuhnya jamur berbentuk cincin di bagian bawah daun yang berpenyakit. Mengatasinya, hindari penggunaan pupuk nitrogen  berlebihan. Gunakan sesuai anjuran pada kemasan agar aglonema tetap sehat.

 

(Dinar Firda Rosa; Bahan dari :   https://portaljember.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-16756879/4-penyakit-aglonema-yang-sering-terjadi-salah-satunya-sebabkan-daun-menguning-dan-busu)-FatchurR  *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close