Aku cinta Indonesia

Disorot Masalah Infrastruktur Dan Harga Gas Di KEK Sei Mangkei

(beritasatu.com)-JAKARTA; Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadilia ingin menerapkan konsep Kawasan Inddustri Terpadu (KIT) Batang dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusuus (KEK) Sei Mangkei sesuai arahan Presiden Jokowi.

Hal itu disampaikan Bahlil saat meninjau ke KEK Sei Mangkei di Kab-Simalungun, Sumut, (30/4/2021). “Hari ini saya ke KEK Sei Mangkei melihat apa yang perlu diperbaiki, bagaimana mempercepat tenant ini bisa terisi. Ini kawasan yang ±2.000 ha, dan baru 5 tenant dan baru menempati 10% lahan,” katanya tertulis di Jakarta, (1/5/2021).

Kendalanya : Belum selesainya pembangunan infrastruktur jalan tol, akses KA, serta harga lahan dan harga gas yang tidak kompetitif. Dia jelaskan dalam UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja (UU CK), administrator KEK berwenang penuh mengelola perizinan, namun datanya ada di sistem Online Single Submission (OSS). Jadi penting mempercepat perizinan investasi sehingga dampak ganda akan diperoleh.

“Akan dicari cocoknya. Karena kita ingin perputaran ekonomi di Simalungun berjalan baik. Penciptaan lapangan kerja hanya dengan adanya investasi,” kata Bahlil. Bupati Simalungun Radiapo HS menyatakan kesiapan pemda membantu mengatasi kendalanya. “Kami dukung penuh perkembangan KEK Sei Mangkei. Dan mendukung pertumbuhan ekonomi Simalungun dan serapan tenaga kerjanya,” kata Radiapo.

Dirutt PT Perkebunan Nusantara III Mohammad Abdul Ghani mengapresiasi kehadiran Menteri Investasi / Kepala BKPM ke KEK Sei Mangkei sebagai wujud komitmen pemerintah membantu percepatan investasi.

Harapannya agar KEK ini berkembang seperti KIT Batang di Jateng, di mana fase-1 450 ha terisi dalam 9 bulan. “Sesuai arahan Pak Menteri, dengan investasi kita bisa menumbuhkan ekonomi. Harapan kami kalau industri tumbuh, maka puluhan ribu orang jadi karyawan dan menumbuhkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat sekitar. Kami akan ikut arahan itu, seperti di Batang,” kata Gani.

KEK Sei Mangkei dikelola PT Kawasan Industri Nusantara anak usaha PTPN III. KEK Sei Mangkei memiliki kegiatan utama berupa industri pengolahan kelapa sawit, pengolahan karet, pariwisata dan logistik.

Jika berjalan sesuai rencana, KEK Sei Mangkei diproyeksikan dapat menarik total investasi sebesar Rp129 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 83.304 orang pada tahun 2031 mendatang.

(FMB; Bahan dari : ANTARA dan https://www.beritasatu.com/ekonomi/768241/tinjau-kek-sei-mangkei-menteri-investasi-soroti-masalah-infrastruktur-dan-harga-gas)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close
Close