Kesehatan

Jika berhenti mengkonsumsi gula

Kompas.com-Rata2 orang mengonsumsi 300 kalori gula tambahan tiap hari, menurut laporan dari University of North Carolina. “Kita mengonsumsi gula ekstra bukan cuma dari makanan atau minuman, seperti kue, permen, dan soda, tapi dari makanan yang tampak sehat, seperti sallad dressing, saus pasta, dan yoghurt,” kata Elyse Powell, penulis dan peneliti doktoral di University of North Carolina (UNC).

 

Yang dimaksud gula tambahan adalah gula hasil pemrosesan, dan bukan gula alami yang terkandung dalam buah / sayur. Gula tambahan ini biasa kita tambahkan saat membuat kue dsb. American Heart Association menyarankan agar wanita membatasi konsumsi gula 6 sendok teh atau kurang per hari.

 

Itu kira2  25 gram atau 100 kalori. Orang2 kecanduan gula biasanya menunjukkan gejala2, seperti cemas, gelisah, dan bahkan depresi. Jika Anda stop atau mengurangi konsumsi gula tambahan, inilah keuntungan yang Anda raih:

 

1-Hati Anda akan lebih sehat

Risiko kematian dari masalah yang bertalian kelebihan gula dan kalori menurun 3x lipat. Hasil penelitian James J DiNicolantonio, PharmD, ilmuwan peneliti kardiovaskular di St Luke Mid-Atlantic Heart Institute di Kansas City, MO. “Kelebihan gula kronis meningkatkan kadar insulin, yang mengaktifkan sistem saraf simpatik, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung,” ujar DiNicolantonio.

 

2-Anda tidak perlu lagi obat jerawat

Peradangan sistemis adalah pemicu timbulnya jerawat, dan gula salah satu penyebab peradangan. Studi di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan ketika bukan peminum soda mengonsumsi satu kaleng minuman soda 12 ons sehari selama 3 minggu, tingkat peradangan mereka meningkat 87%.

 

3-Terhindar dari diabetes.

Kelebihan gula menyebabkan penumpukan deposit lemak di hati Anda. Ini berkontribusi terhadap resistensi insulin dan merusak kerja pankreas yang bertugas memproduksi insulin, menurut Robert Lustig, MD, penulis Fat Chance: Beating the Odds Against Sugar, Processed Food, Obesity, and Disease.

 

Dalam studi yang mengevaluasi konsumsi gula di 175 negara, Lustig menemukan makan 150 kalori gula tambahan membuat orang 11x lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe-2, dibanding dengan mengonsumsi 150 kalori dari protein atau lemak.

 

4-Suasana hati membaik

Penelitian dari Columbia University menunjukkan wanita yang memiliki pola makan tinggi gula dan biji2-an olahan lebih mungkin mengalami kecemasan, mudah tersinggung, dan mengalami ketidakstabilan suasana hati.

 

5-Kebiasaan bergadang akan berakhir

Konsumsi gula tinggi menyebabkan kelesuan di tengah hari dan meningkatkan kebutuhan tidur siang. Gula tambahan, kata Lustig, memicu pelepasan hormon kortisol yang mengganggu tidur. Mengurangi konsumsi gula tambahan membuat Anda lebih terjaga dan waspada siang hari dan lebih mudah terlelap ketika tiba waktu tidur.

 

6-Anda akan mengingat nama suami bos Anda

Sering melupakan sesuatu? Bisa jadi gula penyebabnya. Satu studi di UCLA menyimpulkan, diet tinggi gula tambahan meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat. Seiring waktu, terlalu banyak makan gula dapat merusak komunikasi di antara sel-sel otak Anda.

 

7-Anda lebih mudah menurunkan berat badan

Mengurangi konsumsi gula 200 kalori / hari membantu Anda menurunkan berat badan 4,5 kg dalam 5-6 bulan. (Bestari Kumala dewi; Prevention.com dan http://health.kompas.com/read/2017/01/09/073500923/7.hal.yang.terjadi.pada.tubuh.jika.berhenti.konsumsi.gula)-FatchurR

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :

Back to top button
Close
Close