RSS Feed     Twitter     Facebook

Demi Gajah HK Mmembuat Pelintasan Selebar Lapangan Sepakbola

Vote This Post DownVote This Post Up (No Ratings Yet)
Loading...
   View : 1 views    Font size:

(ekonomi.bisnis.com)-MANDAU; PT Hutama Karya membangun 6 pelintasan gajah di proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum). Lima pelintasan dibangun di seksi 4 yang menghubungkan Kandis Utara-Duri Selatan.

 

Manajer Teknik Tol Pekdum Seksi 3 dan 4, Eri Dwi mengatakan pembangunan pelintasan paling banyak dibuat di seksi 4 karena menjadi home grage atau daerah jelajah gajah. Lokasi pelintasan, terutama di KM 71, KM 73, dan 74 juga berdekatan dengan Suaka Margasatwa Balai Raja.

 

Lokasi pelintasan merupakan hasil kajian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian LHK. “Awalnya kami diminta membuat 8 (pelintasan). Tapi untuk titik-titik yang berdekatan kami gabungkan dan lebar,” ujarnya kepada Bisnis.com, Sabtu (23/11/2019).

 

Pelintasan yang dibuat memiliki lebar 25 meter sampai dengan 40 meter. Pelintasan paling lebar hampir setara dengan lebar lapangan sepakbola standar FIFA, yakni selebar 45 meter.

 

Sementara itu, ketinggian kolong pelintasan mencapai lima hingga tujuh meter. Eri mengungkapkan, ketinggian ini melampaui terowongan gajah di Afrika Selatan yang hanya mencapai kisaran 2 meter.

 

Saat ini, di seksi 4 jalan tol Pekdum, empat pelintasan gajah dibangun sedangkan satu lokasi lain masih menunggu pembebasan lahan. Pelintasan bakal rampung seiring penyelesaian konstruksi seksi 4 yang kini sudah mencapai 80% .

 

Setelah rampung, Hutama Karya bakal melakukan naturalisasi area di sekitar pelintasan. “Kalau sudah selesai, kami kembalikan seperti semula, ditanami tanaman kesukaan gajah,” ujarnya.

 

Untuk diketahui, gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa yang dilindungi. Perlindungan itu dijamin lewat UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati.

 

Menurut WWF Indonesia, populasi gajah Sumatra diperkirakan mencapai 2.400 s.d 2.800 individu pada 2007. Jumlah itu diperkirakan terus menurun seiring penyusutan habitat dan perburuan gajah. Secara khusus, di wilayah Riau populasi gajah tersisa 210 ekor (2007). Lebih dari 100 ekor gajah juga mati sejak 2004.

 

(Rivki Maulana; M Taufikul Basari; Bahan dari : https://ekonomi.bisnis.com/read/20191123/45/1173680/demi-gajah-hk-buat-pelintasan-selebar-lapangan-sepakbola)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

*

code