Selingan

Sunan Bonang Temukan Kitab Sultan Minangkabau Yang Tenggelam Di Laut

(nasional.okezone.com)-DI MASYARAKAT Lasem, Kab-Rembang, ada cerita lesan atau cerita tutur tentang  Sunan Jejeruk atau Sultan Jejeruk. Kisah ini diceritakan di buku “Dongeng Rakyat Kab. Rembang” ditulis oleh Kusaeri, YS.

Nama asli  Sunan Jejeruk : Raden Abdur Rachman, dikenal dengan Sultan Machmud Minangkabau, raja dari kerajaan Minangkabau.  Ketika ayahnya wafat, Sultan diwarisani kitab, tetapi sayangnya tidak dapat mengartikannya. Untuk itu ia pergi ke daerah Arab yang dapat menerangkan kitab itu, tapi sia-sia.

Kebetulan ada yang tahu di tanah Jawa ada pengail yang mengatakan di tanah Jawa ada ulama alim, tentang hal itu disampaikan ke Patih. Oleh Patih disampaikan kepada Sang Raja. Raja gembira dan pergi ke tanah Jawa menemui kiai. Dengan perbekalan cukup, dia dan Patihnya menumpang perahu besar.

“Ditengah perjalanan ada angin kencang yang mengakibatkan perahu karam (bahasa Jawa “Karem Kemambang”) dan di daerah itu dinamakan daerah Rembang. Semua perbekalan dan kitab hilang ke dasar laut,”kata A Hamid, penggiat sejarah Lasem.

Sultan Machmud sedih karena kitabnya hilang. Dengan susah, ia putuskan kembali ke kerajaan. Namun, Patih tidak menyetujui. Perjalanan diteruskan hingga dapat menemui sang Kiai.

Di hadapan Sunan Bonang, Sultan mengenalkan diri, maksud kedatangan dan musibah yang menimpanya. Tiba-tiba Sunan Bonang mengeluarkan sesuatu dari sakunya, dan tanya apakah ini kitab yang dimaksud.

“Setelah diteliti, benar itu kitab Raja. Seketika itu Sultan melepas baju dan pangkat kesultanannya, sujud (sungkem) dihadapan S. Bonang tapi hal itu dicegah,”ucapnya. Sunan mulai membaca dan menerangkan isi yang terkandung di kitab tadi. Isi kitab itu difahami oleh Raja.

Setelah difahami, Sultan memerintahkan Patih kembali ke Minangkabau dengan pesan , Sultan Machmud akan menetap ke tanah Jawa di Bonang.

Selain itu memberi kebebasan ke putri ratu (Istri) memilih tinggal di keraton atau ke ke tanah Jawa. Juga menyerahkan tahta kerajaan ke adik baginda raja, untuk memegang pusat pemerintahan Minangkabau.

Karena kesetiaan istri pada suami, maka menyusul ke tanah Jawa walau harus melepaskan tahta kerajaan. Akhirnya, Sultan Machmud dan istri jadi murid Sunan Bonang yang wafat di bumi Bonang dan dikenal dengan nama Sunan Jejeruk.

(saz; Doddy Handoko; Bahan dari : https://nasional.okezone.com/read/2021/05/05/337/2405760/kisah-sunan-bonang-temukan-kitab-sultan-minangkabau-yang-tenggelam-di-laut)-FatchurR *

Tulisan Lainnya :

  • Tidak ditemukan tulisan
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lihat Juga
Close
Back to top button
Close
Close